Selasa, 27 April 2021

Hal-Hal Berikut Ini Wajib Kamu Pertimbangkan Jika Ingin Upgrade ke Android Nougat

 TipsSolusi.com - Sebagai seorang penggemar teknologi, pasti sudah tidak sabar rasanya ingin mengupgrade perangkat kita. Entah itu upgrade hardware, software, ataupun sekedar update aplikasi terbaru. Setelah itu, pasti langsung mencoba fitur-fitur baru untuk merasakan perbedaan dengan versi sebelumnya.



Sayangnya, terkadang upgrade selalu memunculkan berbagai bug dan error yang sebelumnya tidak pernah ada. Bisa juga menyebabkan lemot, hang, banyak aplikasi yang crash, atau pun masalah yang lainnya. 

Begitu pula perihal upgrade OS Android versi terbaru. Terakhir, pihak Google telah merilis versi OS Android Nougat. Apakah sebaiknya sobat melakukan upgrade ke OS versi terbaru ini atau cukup dengan OS Android Marshmallow ke bawah? Simak saja kelebihan dan kekurangan OS Android Nougat di bawah ini yang dapat menjadi bahan pertimbangan.

4 Hal yang Wajib Dipertimbangkan Sebelum Upgrade ke Android Nougat

1. Display Size


Salah satu kelebihan Android Nougat adalah fitur terbarunya, yaitu memungkinkan penggunanya mengatur ukuran ikon aplikasi pada layar. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi para pengguna phablet.

Pasalnya, mereka bisa membuat skala ikonnya tidak terlalu besar sehingga bisa menampilkan lebih banyak aplikasi dalam satu halaman screen. Namun, pengguna smartphone dengan ukuran layar yang pas-pasan tidak akan terlalu membutuhkan hal ini, karena bila ikon terlalu kecil malah jadi sulit dibaca dan di klik.

2. Split Screen


Apa itu Split Screen? Sobat bisa membuka 2 aplikasi sekaligus dalam satu layar. Sebelumnya hal ini hanya bisa dilakukan pada Laptop atau PC. Namun sekali lagi, fitur ini sepertinya hanya optimal bila dinikmati pada gadget yang berlayar seperti tablet.

Melakukan split screen pada smartphone dengan layar kecil malah akan membuat kesulitan untuk melihat jelas. Selain itu, banyak juga aplikasi yang masih belum mendukung fitur yang satu ini.

3. Baterai Cepat Habis

Sebagai versi terbaru, memang tak jarang OS Android memiliki masalah dengan seri terbaru mereka. Termasuk juga untuk Android 7.0 Nougat, ada banyak keluhan yang diungkapkan oleh para penggunanya.


Namun, kekurangan Android Nougat yang paling banyak dipermasalahkan adalah status baterai cepat habis tanpa alasan yang jelas. Dan jika ingin upgrade, sobat harus siap menerima resiko error yang satu ini. Dan sobat bisa memperbaiki dengan beberapa cara untuk mengatasi hal ini.


BACA JUGA:
Cara Mencicipi Android Nougat di Semua Smartphone Android Tanpa Perlu Update


4. Android Nougat versi 7.0, 7.1, atau 7.1.1?


Yang pertama muncul adalah Android Nougat 7.0, lalu diikuti oleh 7.1 dan terakhir 7.1.1. Versi yang lebih baru memiliki sistem yang lebih stabil dan memperbaiki berbagai error dari versi sebelumnya. Contohnya pada poin no 3 di atas umum terjadi di versi 7.0. Resiko tersebut tentunya akan berkurang pada versi 7.1.1. Dan jika ingin melakukan upgrade, lebih baik tunggu Android Nougat versi 7.1.1 jika sudah tersedia.

Pertimbangan Lain yang Lebih Umum

1. Fitur-Fitur


Bila ada fitur lain yang perlu dimanfaatkan, mungkin sebaiknya sobat upgrade saja. Tapi bila fitur-fitur tersebut tidak terlalu diperlukan, lebih baik gunakan saja versi OS Android sebelumnya.

2. Repotnya Fixing Error

Bukan hanya masalah pada baterai, keluhan masalah yang muncul setelah upgrade ke Android Nougat pun banyak. Semuanya memang bisa diperbaiki dengan cara-cara tertentu. Pertanyaannya, apakah sobat sanggup dan bersedia mengatasinya?

3. Repotnya Backup Data

Perlu diketahui, upgrade OS Android sama saja seperti Factory Reset dan semua data akan hilang. Agar bisa kembali lagi, sobat harus mem-backup terlebih dahulu. Setelah upgrade, sobat harus memasukkannya kembali, instal berbagai aplikasi lagi, dan sebagainya. Kebanyakan orang malas melakukan hal ini.

4. Tidak Bisa Kembali

Sekali sobat upgrade OS Android, sobat tidak akan bisa melakukan downgrade ke OS Android versi sebelumnya. Jika ternyata tidak suka, sobat harus menunggu ada versi baru lagi untuk upgrade kembali. jadi, pastikan sobat menyukai Android Nougat ini dan menerima semua kekurangan yang ada di Android Nougat.

Nah, itulah beberapa kekurangan dan kelebihan pada Android Nougat yang dapat dijadikan pertimbangan sebelum upgrade ke OS Android versi terbaru. Semoga bermanfaat.

Tips Cara Nonaktifkan Pembaruan Update Otomatis Aplikasi Android

 


TipsSolusi.com – Cara Nonaktifkan Pembaruan Update Otomatis Aplikasi Android. Secara umum, Google Play memperbaharui aplikasi yang telah diinstal dan akan mendownload update secara otomatis (disebut Auto Update Aps) untuk meningkatkan kinerja aplikasi di tablet atau smartphone.


Fitur auto update Google playstore sebenarnya di buat untuk memudahkan para pengguna aplikasi yang mendownload di playstore supaya tidak ketinggalan pembaharuan aplikasi yang mereka unduh.


Namun kelemahan dari fitur ini adalah sangat menguras Kuota data. Karena playstore akan memperbaharui semua aplikasi yang ada di android anda.


Pada artikel ini saya akan menunjukkan cara untuk menghentikan fitur Update secara otomatis sehingga Google Play hanya akan mengupdate aplikasi ketika anda inginkan.


Cara Nonaktifkan Pembaruan Update Otomatis Aplikasi Android

  • Buka aplikasi Google Play Store dan tekan pada panel navigasi samping kiri.
  • Kemudian pilih Settings lalu Pada pengaturan Play Store, klik menu Auto Update Apps (Perbarui aplikasi otomatis ).

  1. Anda akan melihat tiga pilihan yaitu:
  2. Do not auto-update apps (Jangan Update Aplikasi),
  3. auto-update apps at any time. Data Charges may apply (Perbarui aplikasi otomatis setiap saat. Biaya data mungkin berlaku )
  4. Auto-Update Apps over WLAN only (Update aplikasi melalui Wi-Fi saja)

  • Silahkan pilih  Do not auto-update apps agar Android tidak melakukan Pembaruan / Update Otomatis terhadap aplikasi.
  • Untuk lebih jelasnya Maksud dari 3 pilihan diatas adalah:

  • Do not auto-update apps ini berarti Anda akan selalu perlu secara manual memperbarui semua aplikasi di masa depan.
  • auto-update apps at any time. Data Charges may apply Saya tidak merekomendasikan yang ini karena ini adalah pengaturan default yang akan membuat kuota data anda tersedot.
  • Auto-Update Apps over WLAN only artinya pemberitahuan pembaruan aplikasi hanya akan muncul jika android sedang tersambung dengan Wifi.

Mana yag lebih baik dari 3 Opsi di atas ?

Saya sarankan untuk memilih opsi Perbarui otomatis aplikasi melalui Wi-Fi saja.

Karena dengan memilih Auto-Update Apps over WLAN only  anda masih bisa mengupdate semua aplikasi secara otomatis, hanya saja tidak dengan koneksi kuota data Anda.

Untuk caranya klik pada menu Auto-Update Apps over WLAN only

Opsi Lain: jika tidak ada wifi tapi ingin tetap Mengupdate Aplikasi tanpa membuat Kouta data habis saya sarankan anda untuk memilih Opsi yang pertama yaitu Do not auto-update apps.

Namun kelemahan dari opsi ini adalah anda harus mengupdate aplikasi yang ada di android secara manual (satu persatu).

Caranya anda masuk ke Google Playstore kemudian pada navigasi menu yang ada di sebelah kiri pilih My Apps and Games.

Selanjutnya anda akan melihat list aplikasi anda, silahkan klik tombol update yang ada di sebelah apps untuk mulai mengupdatenya.

Itulah Cara Nonaktifkan Pembaruan Update Otomatis Aplikasi Android, semoga bermanfaat. have a nice day


Kategori ANDROID, SMARTPHONE, TIPS

Tag cara auto update aplikasi android, cara mematikan auto update aplikasi android, cara mematikan auto update aplikasi di android, cara mematikan auto update aplikasi di iphone, cara menonaktifkan auto update aplikasi di android, mematikan auto update aplikasi android, mematikan auto update aplikasi di android, mematikan automatic update aplikasi, menonaktifkan auto update aplikasi android

Senin, 26 April 2021

Cara Mudah Merekam Layar Android tanpa Root

 TipsSolusi.com - Di artikel sebelumnya, saya sudah memberikan satu buah tips tentang Cara Mudah Merekam Layar Laptop. Nah, kali ini saya akan memberikan tips tentang Cara Mudah Merekam Layar Android tanpa Root.



Kebanyakan aplikasi yang memiliki fungsi perekam layar android mengharuskan penggunanya memiliki akses Root. Masalahnya, tidak semua pengguna Android telah me-root smartphone atau tablet-nya.

Lalu bagaimana jika ingin merekam aktivitas di layar Android yang belum di root? Gampang kok, yang harus sobat lakukan adalah dengan menggunakan aplikasi yang bernama AZ Screen Recorder. Tentunya aplikasi ini tidak perlu menggunakan akses root. Namun tentunya OS Android yang digunakan harus 5.0 Lollipop ke atas. Simak caranya di bawah ini.

Cara Merekam Layar Android Menggunakan AZ Screen Recorder

Hal pertama yang harus sobat lakukan adalah mendownload dan me-install AZ Screen Recorder. Sobat bisa mendownloadnya di bawah ini.

DOWNLOAD: AZ Screen Recorder.apk

1. Jalankan aplikasinya, ditengah layar akan muncul 4 buah tombol yang masing-masing fungsinya adalah Record, Settings, Output Directory, dan Exit.


2. Sebelum merekam layar, ada baiknya melakukan pengaturan terkait dengan proses perekaman. Tap tombol Settings (tombol kedua dari kiri) untuk mengakses menu pengaturan. Didalamnya terdapat pengaturan bit-rate video (semakin tinggi, semakin baik tetapi ukurannya semakin besar), resolusi, frame rate (semakin tinggi, video akan semakin mulus jalannya), output directory (direktori penyimpanan video), dan lain sebagainya. Silahkan lakukan pengaturan sesuai keinginan sobat.


3. Jika sudah, kembali ke menu awal dan mulailah merekam dengan tombol Record (pertama paling kiri), lalu akan muncul peringatan bahwa aplikasi akan mulai merekam. Hilangkan centang pada opsi Don't Show Again agar peringatan ini tidak muncul lagi ketika sobat ingin melakukan perekaman kembali. 


4. Tap tombol Start Now untuk mulai perekaman.

5. Proses perekaman layar akan berjalan, dan informasi ini bisa dilihat dengan adanya ikon video disudut kiri bar notifikasi. Sobat bisa merekam layar tanpa ada batasan durasi waktu, tergantung dengan besar kapasitas penyimpanan yang dimiliki.


6. Untuk menghentikan video atau menghentikan sejenak (pause), tarik bar notifikasi untuk mengakses kedua fungsi tersebut.

7. Jika memilih stop, akan muncul informasi bahwa video berhasil direkam. Tekan notifikasi untuk memutar video. Selain itu ada 3 pilihan, yaitu share video, menghapus, dan memotong video. 


8. Tap tombol Output Directory (tombol ketiga di menu) untuk melihat semua video yang telah direkam. Di menu ini juga sobat bisa menghapus video yang sebelumnya sudah direkam.


Cukup itu saja pada artikel kali ini tentang Cara Mudah Merekam Layar Android tanpa Root Menggunakan AZ Screen Recorder. Semoga bermanfaat!

6 Tips Merawat Power Bank supaya Awet

 

TipsSolusi.comTips merawat power bank supaya awet sebaiknya dikatehui oleh pengguna gadget. Sebab, sama halnya dengan alat elektronik lainnya, power bank juga rentan cepat rusak apabila tidak dirawat dengan benar. Apalagi power bank merupakan perangkat yang penting untuk menopang daya smartphone.

Tanpa power bank, pengguna smartphone jadi harus mencari sumber daya bila ponsel miliknya lowbat di tengah aktivitas. Oleh karena itu, perawatan power bank tak boleh asal-asalan dan sebaiknya memahami cara merawat power bank supaya awet.

Cara merawat power bank supaya awet

Pastinya kamu tidak mau kan power bank yang kamu beli dengan harga yang mahal cuma bisa dipakai beberapa kali saja karena rusak? Mulai dari cara pengisiannya, lakukan 5 cara ini agar power bank kamu tidak cepat rusak.

1. Perhatikan cara pengisian


Cara pengisian juga dapat mempengaruhi umur power bank kamu. Supaya lebih awet, usahakan untuk mengisi power bank sampai benar-benar penuh agar bisa bekerja secara optimal. Selain itu, sebaiknya kamu men-charge power bank saat dayanya sudah hampir habis, misalnya di bawah 15%.

Hindari pengisian daya power bank yang terlalu sering, apalagi saat masih terdapat banyak daya di dalamnya, sebab hal tersebut akan menurunkan kinerja dan memperpendek umur power bank. Pengisian daya yang over charging pun tidak baik untuk power bank kamu.

Selalu perhatikan LED indikator yang ditampilkan pada power bank. Jika kamu suka men-charge power bank saat ditinggal tidur, sebaiknya beli adapter listrik yang dilengkapi timer untuk menghindari over charging.

2. Hindari suhu yang terlalu panas dan dingin

Power bank sama dengan alat elektronik lainnya yaitu tidak kebal terhadap suhu yang ekstrem, yaitu suhu yang terlalu panas ataupun terlalu dingin. Oleh karena itu, sebaiknya jangan letakkan power bank di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung dan juga tempat yang lembap, apalagi yang terkena air.

Sebab, suhu yang terlalu panas ataupun dingin, dapat mempercepat kerusakan komponen-komponen di dalamnya. Sebaiknya simpan dan letakkanlah power bank di tempat yang memiliki suhu ruangan.

3. Jauhkan dari barang elektronik lain

Meletakkan power bank di dekat alat elektronik lain juga ternyata tidak baik untuk power bank kamu. Hal tersebut sebab dapat menimbulkan medan magnetik yang bertabrakan. Contoh yang harus kamu hindari yaitu seperti televisi dan kulkas. Cara merawat power bank supaya awet ini terbilang sepele namun cukup berpengaruh.

Bila power bank diletakkan berdekatan dengan televisi ataupun kulkas, maka gelombang magnetik yang dihasilkan oleh keduanya akan saling bertabrakan sehingga menyebabkan kerusakan pada keduanya jika terjadi secara terus-menerus dan dalam waktu yang cukup lama. Kerusakan ini dapat berupa menurunkan dan meruskan kinerja power bank kamu.

4. Jangan sampai terjatuh dan terbentur


Sama halnya dengan barang elektronik lainnya, power bank juga termasuk benda yang tidak tahan banting dan rentan rusak apabila terjatuh atau terbentur.

Maka hidarilah dua hal tersebut, Jika terkena benturan keras seperti terjatuh, kinerja dari komponen baterai di dalamnya akan berkurang, atau bahkan tidak akan bisa digunakan lagi. Untuk menghindarinya, kamu bisa mengamankannya dengan menggunakan case atau sarung khusus power bank.

5. Tidak menggunakan handphone yang sedang diisi dengan power bank


Pilih power bank atau handphone yang awet? Inginnya sih pilih dua-duanya ya. Nah supaya keduanya awet, hindari menggunakan handphone saat sedang di-charge dengan power bank.

Sebab, jika kamu gunakan handphone saat sedang diisi ulang dengan power bank, hal itu akan membuat arus listrik yang dikeluarkan jadi tidak stabil. Selain bahaya untuk handphone, hal ini juga membuat baterai power bank menjadi cepat bocor.

6. Gunakan dengan bijak


Semakin sering digunakan, pastinya kinerja dan daya tahan power bank pun akan semakin menurun. Oleh karena itu, kamu harus bijak saat menggunakan power bank dan meminimalisir penggunaannya.

Saat berada di tempat yang menyediakan banyak soket atau colokan listrik seperti di rumah atau di kantor, sebaiknya kamu men-charge gadget kamu dengan langsung menyambungkannya ke sambungan listrik tersebut. Gunakanlah power bank saat sedang berada di luar atau di tempat yang kamu tidak bisa menemukan soket atau colokan listrik untuk men-charge gadget kamu secara langsung ke listrik.

Semoga cara merawat power bank supaya awet ini bermanfaat ya!

Minggu, 25 April 2021

Cara Mudah Menghubungkan Beberapa Speaker Bluetooth ke Satu Perangkat Android atau Lainnya

TipsSolusi.com - Kami sudah lama dapat mengirim audio dari sumber ke speaker Bluetooth, tetapi mengirim suara ke beberapa speaker adalah lain dari yang lain. Nah sekarang hal itu menjadi kenyataan berkat berbagai aplikasi seperti AmpMe, Bose Connect, dan beberapa dari Ultimate Ears, serta Bluetooth 5, yang memungkinkan Anda mengirim audio ke dua perangkat sekaligus. 

Dengan menjamurnya speaker pintar, seperti Amazon Echo dan Google Home, kami memiliki lebih banyak perangkat Bluetooth di rumah kami daripada sebelumnya. Berikut cara mengalirkan audio ke beberapa speaker Bluetooth dari Android Anda, Amazon Echo, atau Google Home. 

Orang yang membuat grup mengontrol musik, tetapi pengguna lain dapat mengirim permintaan lagu melalui fitur obrolan aplikasi. Tuan rumah juga dapat mengaktifkan fitur Tamu sebagai DJ yang memungkinkan peserta lain menambahkan lagu ke antrean. 


Hubungkan Beberapa Speaker Bluetooth Menggunakan AmpMe 

Ada beberapa aplikasi yang dapat Anda gunakan untuk menghubungkan beberapa perangkat Bluetooth termasuk aplikasi AmpMe, Bose Connect, dan Ultimate Ears yang memiliki mode PartyUp. AmpMe adalah yang paling serbaguna, karena tidak spesifik-merek, sementara aplikasi Bose dan Ultimate Ears memerlukan speaker Bluetooth masing-masing perusahaan. 


AmpMe adalah aplikasi yang dapat mensinkronisasi smartphone dan speaker Bluetooth bersama-sama untuk mengalirkan audio dari SoundCloud, Spotify, YouTube, atau perpustakaan media Anda sendiri. Pengguna dapat membuat atau bergabung dengan pihak di salah satu platform ini, dan melakukan sinkronisasi dengan perangkat yang tidak terbatas. 

Setelah Anda mengunduh aplikasi, Anda harus menautkannya ke akun Facebook atau Google Anda, kemudian Anda akan melihat apakah ada kontak Anda di AmpMe, atau Anda dapat mengaktifkan layanan lokasi dan menemukan pihak di dekat Anda. 

Untuk memulai pesta: 

  1. Ketuk Plus (+) di kanan bawah.
  2. Pilih layanan (Spotify, YouTube, dll.), Lalu ketuk hubungkan.
  3. Masuk ke akun Anda dan pilih atau buat daftar putar.

Hubungkan Beberapa Perangkat Bluetooth Menggunakan Aplikasi Perusahaan Audio 

Dengan aplikasi Bose Connect dan Ultimate Ears, Anda dapat memasangkan smartphone dengan dua speaker masing-masing, tetapi hanya pada model tertentu. Bose Connect berfungsi dengan speaker Bose dan headphone, dan fitur Mode Pesta memungkinkan Anda mengalirkan audio ke dua headphone atau dua speaker sekaligus. Perangkat Google Play dan App Store yang kompatibel dengan daftar aplikasi. 


Ultimate Ears memiliki dua aplikasi yang dapat mengalirkan audio ke beberapa speaker: Boom dan MegaBoom, yang sesuai dengan dua baris speaker yang kompatibel. Aplikasi ini memiliki fitur yang disebut PartyUp yang memungkinkan pengguna menghubungkan lebih dari 50 Boom 2 atau MegaBoom speaker bersama-sama. 


Hubungkan Beberapa Speaker Bluetooth Menggunakan Fitur Dual Audio Samsung

Jika Anda memiliki Samsung Galaxy S8, S +, atau model yang lebih baru, Anda dapat memanfaatkan Bluetooth Dual Audio perusahaan, yang berfungsi dengan sebagian besar pengeras suara dan headphone Bluetooth; Bluetooth 5 tidak diperlukan. 


Untuk mengaktifkan fitur ini: 

  1. Buka Pengaturan> Koneksi> Bluetooth.
  2. Ketuk ikon menu di kanan atas.
  3. Pilih Dual Audio dan alihkan tombol ke aktif.
  4. Untuk menggunakan Dual Audio, pasangkan ponsel Anda dengan dua speaker, dua headphone, atau satu dari masing-masing, dan audio akan dialirkan ke keduanya.
  5. Jika Anda mencoba menambahkan yang ketiga, perangkat pasangan pertama akan di-boot.


Hubungkan Beberapa Speaker Bluetooth Menggunakan Amazon Echo dan Google Home 

Speaker pintar lainnya, termasuk Amazon Echo dan Google Home, juga dapat terhubung ke beberapa speaker Bluetooth.


Amazon Echo 

Amazon Echo dapat terhubung ke satu pembicara Bluetooth dalam satu waktu; Amazon memiliki daftar speaker Bluetooth yang bersertifikat untuk bekerja dengan Echo. 


Untuk melakukannya dengan Echo dengan layar, seperti Echo Show atau Echo Dot: 

  1. Katakan "buka pengaturan", atau geser ke bawah dari bagian atas layar Echo.
  2. Pilih Pengaturan> Bluetooth.
  3. Selanjutnya, Anda akan melihat daftar perangkat yang tersedia.
  4. Pilih pembicara Anda dan ikuti petunjuk di layar.
  5. Alexa kemudian memberitahu Anda jika koneksi berhasil.

Jika Echo Anda tidak memiliki layar, Anda dapat menggunakan aplikasi Alexa. 

  1. Dari menu, ketuk Alexa Devices, lalu pilih perangkat Echo Anda.
  2. Ketuk Perangkat Bluetooth> Pasangkan Perangkat Baru.
  3. Daftar perangkat yang tersedia akan muncul di aplikasi Alexa; ketuk yang Anda inginkan, dan Anda sudah siap.


Google Home

Perangkat Google Home dapat terhubung dengan speaker Home lainnya serta speaker Bluetooth dari perusahaan lain. Anda hanya dapat menautkan satu speaker Bluetooth dalam satu waktu, tetapi jika Anda memiliki beberapa perangkat Google Home, Anda dapat mencapai audio multi-ruangan. 


Untuk menghubungkan pembicara Bluetooth ke Google Home Anda: 

  1. Buka aplikasi Google Home dan ketuk ikon Perangkat di sudut kanan atas.
  2. Pilih speaker Home yang ingin Anda sambungkan.
  3. Ketuk Pengaturan> Pengeras suara musik default, lalu pilih pengeras suara Bluetooth Anda.

Untuk Perangkat Terbaru Bluetooth 5 

Untuk smartphone, perangkat Bluetooth 5 pertama yang kompatibel adalah Samsung Galaxy S8 dan S8 Plus, iPhone 8, 8 Plus, dan iPhone X, dan LG V30. Galaxy S9 dan S9 + mengikuti, sehingga Anda dapat berharap untuk melihat ini termasuk dalam banyak smartphone andalan.

Ada beberapa earphone Bluetooth 5 di pasaran, termasuk Anker Zolo Liberty + yang dibiayai Kickstarter. Speaker Bluetooth 5 juga ada di cakrawala, tetapi perusahaan audio cenderung menunggu perangkat yang lebih kompatibel untuk keluar. Kami berharap untuk melihat beberapa pengumuman menjelang musim belanja liburan 2018, dan di pameran dagang pada awal 2019.

Sabtu, 24 April 2021

Tips Mudah Menjadikan Smartphone Android Sebagai Modem

 


TipsSolusi.com – Cara Menjadikan Smartphone Android Sebagai Modem. Ketika asyik berselancar di Internet, namun tiba-tiba kuota modem kamu habis. Kemudian ingin membeli kuota tambahan namun sudah terlalu malam untuk keluar rumah. Kemudian kamu berpikir untuk mengaktifkan hotspot namun lupa kalau kamu tidak mempunyai WIFI receiver pada PC kamu.


Nah mungkin salah satu alternatif untuk kamu adalah dengan menjadikan smartphone android sebagai modem itu sendiri.


Nah pada artikel ini kita akan membahas bagaimana cara menggunakan smartphone Android untuk dijadikan sebagai modem untuk mengakses internet.


Cara Menggunakan Smartphone Android Sebagai Modem

Sebenarnya terdapat dua cara agar kamu dapat menggunakan smartphone kamu sebagai modem.


Cara pertama yaitu dengan mengaktifkan jaringan hotspot  dan yang kedua dengan menggunakan bantuan kabel USB.


1. Menggunakan Kabel Data


Sebelum kamu melakukan cara ini sebaiknya perhatikan bahwa kamu memiliki paket data dan kemudian menginstall driver smartphone pada komputer terlebih dahulu. Pastikan driver kamu sesuai dengan tipe smartphone yang kamu miliki.


  1. Pertama hubungkan smartphone pada komputer dengan menggunakan kabel data USB
  2. Buka Settings > Wireless and Networks > Tethering dan Portable Hotspot kemudian aktifkan USB Tethering
  3. Kemudian tunggu hingga aktif dan muncul tulisan Tethered pada smartphone kamu

Dengan melakukan langkah tersebut kamu sudah berhasil untuk menyambungkan smartphone sebagai akses internet utama pada smartphone kamu.

Nah untuk mengecek apakah smartphone kamu sudah terhubung, kamu bisa mengeceknya pada icon network pc yang berapa pada bawah pojok kanan bawah.


2. Menggunakan WiFi Hotspot


Semua perangkat Android umumnya dilengkapi dengan fitur Personal Hotspot yang dapat dimanfaatkan sebagai modem wifi untuk berbagi pada perangkat lain.


  1. Pastikan Komputer kamu sudah dilengkapi dengan WiFi Receiver
  2. Kemudian buka Settings > Wireless and Networks > Personal Hotspot atau Portable Hotspot
  3. Nah jika pertama kali dinyalakan biasanya kamu akan diminta untuk memasukan password WPA2 PSK. Kemudian isi sesuai dengan yang kamu mau dan save.
  4. Selanjutnya silahkan cek pada komputer apakah jaringan tersebut sudah tersedia. Jika sudah maka hubungkan wifi seperti biasanya
  5. Selamat kamu sudah bisa menggunakan smartphone sebagai modem Wifi

Nah itu lah dua cara untuk menjadikan smartphone sebagai modem, dengan adanya artikel ini semoga dapat bermanfaat bagi kamu yang membutuhkan, Selamat mencoba dan semoga berhasil.


Kategori ANDROID, SMARTPHONE

Tag android jadi modem pc, cara menggunakan smartphone jadi modem, cara menjadikan smartphone jadi modem, cara merubah smartphone jadi modem, cara smartphone jadi modem pc, smartphone jadi modem komputer, smartphone jadi modem pc, smartphone jadi modem wifi

Cara Agar Suara Headphone Semakin Nendang Tanpa Akses Root

 TipsSolusi.com - Musik adalah bahasa universal yang dikenal secara luas oleh semua orang. Tanpa musik, sudah dipastikan dunia ini akan hampa jika tidak adanya musik. Seiring dengan majunya teknologi, musik pun jadi bisa dinikmati kapan pun dan dimana pun melalui gadget, khususnya smartphone.



Saat menentukan musik, kualitas speaker merupakan hal pertama untuk menentukan bagaimana pengalaman kita dalam mendengarkan musik. Mau sebagus apapun musiknya, jika speaker di smartphone jelek, itu akan mengurangi kenikmatan dalam mendengarkan musik. Untuk mengakali semua itu, saya akan memberikan tips di bawah ini untuk meningkatkan kualitas speaker atau headphone di smartphone kalian.

Membuat Suara Headphone Makin Nendang Tanpa Root

Bagi sobat yang suka mengutak-atik smartphone-nya. mungkin sudah familiar dengan aplikasi Viper4Android ini. Aplikasi ini memang khusus dibuat untuk melakukan tweak pada audio smartphone sobat. Sayangnya, aplikasi ini hanya bisa digunakan pada Android yang sudah di Root. Jika belum di Root, maka hasilnya tidak akan terasa.

Namun, untuk melakukan tweak pada Android yang belum di Root, sobat bisa menggunakan aplikasi yang bernama Headphones Equalizer. Aplikasi ini tentunya akan melakukan tweak pada suara yang dihasilkan melalui headset atau headphone smartphone sobat. 

Pertama, download terlebih dahulu aplikasi Headphones Equalizer, dan simak caranya di bawah ini.

1. Buka aplikasi Headphones Equalizer. Lalu sobat akan diberikan pop-up yang berisi tutorialnya.


2. Klik tanda plus (+) disamping tulisan No Headphones. Tujuannya untuk menambahkan jenis headphone yang digunakan. 


3. Ikuti petunjuk yang tertera pada layar. Sobat diperintahkan untuk tidak memasangkan headphone terlalu dekat dengan telinga. Karena proses kalibrasi akan akan mengeluarkan suara dengan frekuensi tinggi dan perintah untuk mendekatkan lokasi headphone ke speaker smartphone. Lalu klik Continue.


4. Selanjutnya, setelah kalibrasi headphone selesai maka akan berlangsung proses Sound Adaption. Ini berguna untuk menyesuaikan pengaturan headphone dengan lingkungan dan jenis headphone yang digunakan.


5. Selama proses ini, dibutuhkan suasana lingkungan yang sepi dan tenang. Walaupun kondisinya ramai, sobat juga masih bisa melakukannya. Klik saja Continue.


6. Biarkan Headphones Equalizer melakukan proses Profiling. Tunggu hingga proses selesai, lalu klik Next.


7. Lalu akan muncul preset Equalizer yang sesuai dengan headphone yang digunakan. Sobat bisa mengubahnya atau dibiarkan saja. Pilih Next dan atur namanya.


8. Untuk bisa merasakan hasilnya, sobat harus menyalakan terlebih dahulu equalizernya. Setelah itu akan muncul di panel notifikasi tanda Headphones Equalizer aktif.


Lalu rasakanlah perbedaan kualitas suara saat menggunakan Headphone Equalizer dengan tanpa Headphone Equalizer yang aktif. Jika sobat melakukannya dengan benar, maka akan menghasilkan suara yang nendang dari jenis apapun headphone yang digunakan. Selamat mencoba!